Postingan

Teori dan gaya belajar kelas rendah

 Gaya belajar kelas rendah  1.Gaya belajar yang cocok untuk anak yang hyperaktif yaitu gaya belajar kinestetik karena pada gaya belajar ini banyak bergerak cocok untuk anak seperti itu karena dilakukan secara langsung. 2. Cara guru agar pembelajaran all in one yaitu penggabungan antara gaya belajar auditorial visual dan kisentetik contohnya yaitu gaya belajar VAK. 3. Penggolongan karakteristik kelas rendah yaitu anak kelas 1-2 SD yaitu mereka suka bermain. 4. Cara mengatasi siswa karena faktor internal (keluarga) yaitu orang tua harus lebih dekat lagi dengan anak, dan memahami anak tersebut serta tidak membandingkan prestasi anak dengan lingkungan sekitarnya . 5.Anak SD dominan sering bertengkar karena hal sepele, sedangkan anak SMP dan SMA itu lebih ke mencari jati dirinya. 6.Faktor kesulitan fisiologis dan psikologis. Faktor fisiologis itu faktor fisik atau kondisi fisik, faktor psikologis itu faktor mental anak seperti kecerdasan. 7. Cara guru mengatasi kesulitas belajar si...

Teori belajar kelas awal

Pelopor teori Teori Jean Piaget = 1-7 tahun tahap berpikir anak operasional konkret Teori pavlof = pembiasaan diri dari lingkungan Teori John Locke= yaitu tabularasa bahwa anak lahir seperti kertas putih yang kosong tingkah laku dipengaruhi oleh lingkungan Teori Brunner  = kelas awal pada tahap representatif simbolik Nah, keempat teori belajar ini semuanya berbicara tentang pembiasaan yang menghasilkan tingkah laku. Dalam Alquran juga dijelaskan dalam surah an-naba ayat 1-5 bahwa anak berada pada tahap; 1.bertanya  = rasa ingin tahu 2.Asimilasi  = meniru 3.Representasi  = mempertahankan pendapatnya 3.interpretasi = Melakukan apa yang diketahui Nah,semua ini terkait dengan kontruktivisme dimana; Penggabungan pengalaman+ informasi baru dan menjadi perlakuan yang baru.

Karakteristik anak usia awal

 Karakteristik peserta didik kelas awal 1.Jean Piaget Menurutpiaget terbagi 2 bagian yaitu kelas rendah dan kelas tinggi Kelas rendah siswa yang berada pada tingkat 1,2,3 (umur 5-9) tahun  Kelas tinggi siswa yang berada pada tingkat 4,5,6 (umur 9-12) tahun. Siswa rendah pada kelompok anak usia awal yaitu masa waktu yang singkat. Namun punya arti yang besar karena potensi dikembangkan maksimal.  2. Pavlof  Menurut pavlof yaitu pembiasaan diri oleh peserta didik dalam berinteraksi dengan lingkungannya.  3. Bruner Menurut bruner proses belajar secara tahap representatif simbolik.  contohnya : guru menyebutkan 2 + 1 = 3, nah disini guru tidak lagi menuliskan dipapan tulis 2 +1 = 3, tetapi peserta didik sudah berpikir bahwa 2+1=3 dengan memahami simbol dari materi tersebut.  4. Q.S Luqman membentuk pribadi yang beriman dan Islam mengangkut pendidikan karakter mengenal aqidah, amal, etika sosial dan pribadi 5. UUD No. 20 Tahun 2003 Pada UUD peserta didik mul...

Karakteristik pembelajaran tematik

 Artikel 1 Judul :Model Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar dan Madrasahb Ibtidaiyah Karakteristik: Dalam pembelajaran dalam proses belajar mengajar sehinggai siswa memperoleh pengalaman langsung dan terlatih untuk menekankan keaktifan siswa menyelesaikan masalah dan berbagai pengetahuan yang ingin dimilikinya.  Model Pembelajaran:  Model Webbed,Melalui pengalaman siswa akan memahami konsep-konsep yang telah mereka pelajari dan mengaitkannya pada konsep atau materi yang dipahaminya. Artikel 2 Judul : Minat Belajar Peserta Didik dalam Pembelajaran Tematik Kelas Tinggi di SDN 060787 Kota Medan. Karakteristik Karakteristik pada artikel ini yaitu siswamampu berkreasi dengan bakat dan kemampuan mereka ketika pembelajaran sedang berlangsng,siswa mampu dan siswa menciptakan suatu karya,mampu mengeluarkan pendapat serta berbicara dengan baik di depan kelas. Model Pembelajaran: Model Webbed. Artikel 3 Judul: Pengembangan Media Pembelajaran Tematik Berbasis Komik BerseriTerhadap ...

Pengenalan Ki&Kd, Standard Kompetensi,indikator dan tujuan pembelajaran

Gambar
 Syarat Dasar Membuat Indikator  1. A (Audience) yaitu siswa  2. B (Behavior) kata kerja/hal yang akan dilakukan 3. C (Condition) kondisi 4. D (Degree) persetujuan Simbol angka Kd contoh:  3.1 ( 3 adalah Ki dan 1 adalah Kd) Rumus dasar 3.1.1 Siswa menyebutkan bilangan asli sampai 500 dengan menggunakan balok Dienes di depan kelas dengan benar Rumus dasar tujuan pembelajaran Hal yang utama adalah PROSES A+B+C+D Contoh: Dengan menyebutkan bilangan asli sampai 500 siswa mampu menggunakan balok dienes di  depan kelas secara benar. No Mapel Ki KD Indikator 1 Matematika 3. Mengenal bilangan asli   3.1 Mengenal biangan asli sampai 500 dengan menggunakan blok dienes (kubus satuan).   3.1.1 Membilang sampai 500 menggunakan balok dienes 3.1.2 Menyebutkan banyak benda dengan menggunakan balok dienes (kubus satuan) 3.1.3 Membaca lambang bilan...

Teori Pembelajaran Immersed, Threaded dan Network

Gambar
 1. Model Immersed       Adalah Mata pelajarannya berbeda tetapi materinya dicari yang sama,tujuan,konsep,serta keterampilannya sama. Dan bisa diajarkan secara bersama. 2. Model Threaded Adalah menetapkan keterampilan yang diuntaikan dalam pembelajaran keterampilan dan kemudian menjadi keberagaman serta menetapkan keterampilan berpikir yang diuntaikan. Contoh PKn : Keterampilan bersosial B.Indonesia : Keterampilan Menulis IPS : Keterampilan Siswa 3. Model Network  Di model network memadukan materi pelajaran melalui garis penghubung yang artinya menggambarkan/ membuat jaringan sehingga terdapat Mata pelajaran, materinya berbeda tetapi tema nya sama.     

Model Pembelajaran Sequenced,Fragmanted, dan Integratred

Gambar
 1. Model Sequenced Model sequenced adalah model pembelajaran yang mata pelajarannya berbeda memiliki tujuan dan manfaat yang sama serta dapat digunakan secara bersama. 2. Model Integrated  Model integrated adalah menggabungkan bidang studi (tumpang tindih) dan bisa digunakan dalam satu waktu. Langkah menyusun RPP metode integrated 1. Memilih materi yang saling berkaitan dari mata pelajaran yang berbeda 2. Memilih tujuan pembelajaran dari masing-masing topik dan mapel yang berbeda 3.Disatukan tujuan pembelajarannya 4. Pemetaan KD 5. Indikator 6. Memilih metode pembelajaran 7. Penggunaan metode pembelajaran 8. Penentuan penilaian 3. Model Fragmanted Model Fragmanted yaitu tidak ada keterkaitan antara bidang studi. Baik mapel maupun materi nya terpisah.